Teks Kritik dan Esai

 TEKS KRITIK SASTRA DAN ESAI

Tugas ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas Bahasa Indonesia

Nama: Muhammad Taufiq Yushan Faslan

Kelas: XII IPA 9

Absen: 23


TEKS KRITIK

MENILAI ”DOEA TANDA CINTA”

 

Rick Soerafani telah melahirkan film Indonesia dengan genre drama kehidupan taruna Akademi Militer, yaitu melalui film Doea Tanda CintaMeski terbilang sebagai film lama, film ini tetap bisa menjadi penyegar bagi para penontonnya untuk lebih memahami kehidupan para taruna Akademi Militer.

 

Melalui Doea Tanda Cinta, Rick sebagai sutradara telah mempersembahkan kisah cinta dan transformasi dari dua orang pemuda yang tumbuh dewasa selama proses pendidikannya di Akademi Militer. Melibatkan Fedi Nuril, Rendy Kjaernett, dan Tika Bravani sebagai pemain utama, Anda akan disajikan dengan pasang surut jalan cerita yang tegang tetapi memiliki selingan komedi menarik untuk ditonton.

Bagus merupakan pemuda dari kampung kumuh. Latar belakang kehidupan keluarganya sulit. Kerjaannya berkelahi karena hal sepele. Misalnya, ia jengah dengan sikap preman kampung yang menyamar menjadi tentara dan mengenakan atribut, lalu memalak warga kampung seenaknya.  

 

Hal tersebut kemudian menjadi motivasi Bagus untuk mendaftar Akademi Militer. Ditambah pernyataan Ibunya yang mendorong Bagus untuk semakin mantap mendaftar. Sedangkan Mahesa adalah anak dari perwira tinggi TNI yang memiliki kehidupan bebas, senang berhura-hura, pemalas dan arogan. Film berdurasi 95 menit ini menampilkan perjalanan Mahesa dan Bagus sebagai perwira muda. Mereka memiliki pasang surut masalah bersama. Pada awal cerita, Anda akan mendapati kelucuan ulah Mahesa yang malas dan sering mendapatkan hukuman.

 

Selain itu, fillm ini juga menceritakan tentang polemik kisah cinta yang penuh teka-teki. Bagus dan Mahesa jatuh cinta dengan adik sepupu dari senior di Akademi Militer, yaitu Laras. Dalam film, Anda pun akan disuguhkan dengan sikap atraktif Mahesa dalam mendekati Laras, sekaligus dinginnya Bagus menutup perasaannya kepada Laras. Kehidupan dua taruna muda tersebut menjadi lebih berwarna. Mereka semakin giat untuk menyelesaikan pendidikannya di Akademi Militer. Semangat itu kemudian membawa mereka menjadi perwira muda predikat terbaik, yaitu Adhi Makayasa Mahesa.

 

Meski ditutup dengan kelulusan yang baik, kisah cinta tiga sahabat tersebut masih rumit. Banyak peristiwa tidak terduga terjadi. Terutama ketika Bagus dan Mahesa dikirim dalam sebuah operasi penyelamatan. Meski sisi aksi dalam adegan operasi penyelamatan terkesan datar, film ini tetap bisa untuk dinikmati, menghibur, dan informatif.

 

Secara garis besar, film ini memberikan kita perspektif tentang latar belakang kehidupan para prajurit yang menempuh pendidikan Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah. Meski kisah drama dan romansa masih terkesan ditampilkan tidak secara totalitas, setidaknya film ini bisa menjadi penyegar bagi anda yang jengah dengan nuansa kisah berlatar militer dari luar negeri.


TEKS ESAI

Menuju Indonesia Maju

Perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengatur dan mengalokasikan sumber daya, jasa dan barang yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perekonomian dalam suatu negara sangatlah penting karena menjadi acuan untuk menentukan bahwa suatu negara itu maju atau tidak.Oleh sebab itu sangat penting bagi suatu negara untuk mengembangkan perekonomian  negaranya.

Perekonomian negara juga menjadi salah satu masalah utama yang menghambat Indonesia menjadi negara maju. Masalah perekonomian yang dihadapi Indonesia terbagi menjadi 5 faktor. Berikut informasi yang saya dapatkan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Faktor pertama yaitu lambatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Indonesia selamat setelah luluh lantak pada krisis ekonomi 1997. Pada 2008, negara ini bahkan seakan tidak terdampak ketika Amerika dan Uni Eropa ambruk akibat krisis yang dipicu kredit macet perumahan. Pemerintah kerap membanggakan fakta itu, apalagi, selama beberapa triwulan, ekonomi Indonesia konsisten tumbuh nomor dua selepas China. Tapi, catatan yang diberikan oleh Latief Adam dari LIPI menyatakan, perekonomian Indonesia memang stabil selama beberapa kali krisis, utamanya 2008. Tapi, pertumbuhannya mentok selalu di bawah potensi yang sesungguhnya.

Faktor yang kedua adalah ekonomi negara terlalu bergantung pada pasar modal. Menurut Latief Adam Indonesia susah keluar dari negara maju, menurut Latief disebabkan faktor kurang bervariasinya sumber penggerak perekonomian Indonesia. Rasio ekspor-impor terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) masih sangat kurang, begitu juga dengan investasi Pergerakan ekonomi Indonesia saat ini hanya di dorong dari pasar modal.

Faktor lainnya yang menjadi penghambat perekonomian Indonesia adalah mayoritas pekerja dengan lulusan Pendidikan rendah. Latief Adam menyebut kualitas tenaga kerja Indonesia untuk menunjang pertumbuhan perekonomian masih sangat kurang. Komposisi tenaga kerja Indonesia didominasi oleh pekerja lulusan Sekolah Dasar (SD). Menurut Latief, keadaan seperti ini hanya menjadi beban bagi pemerintah untuk mengejar pertumbuhan. Selaiknya, penduduk adalah penyokong pertumbuhan ekonomi yang menjadi aset bangsa, dengan porsi seimbang antara tenaga kerja dan pemberi kerja.

Lemahnya industri dalam negeri juga dicatat LIPI jadi alasan Indonesia bakal sulit lepas dari jeratan middle income trap. Sampai sekarang, industri nasional sangat tergantung barang impor, untuk memenuhi bahan baku maupun bahan penolong. Akibat kondisi tersebut, pelemahan rupiah yang sempat terjadi sangat memukul pelaku usaha di Tanah Air. Sebab, biaya produksi dalam waktu singkat langsung meningkat. Alhasil, daya saing industri dalam negeri sangat timpang dibandingkan pesaing di negara.

Faktor ini adalah faktor yang sangat penting dan sangat berpengaruh, yaitu Indonesia belum punya produk ekspor unggulan dibandingkan dengan Amerika Serikat bisa memamerkan hampir semua produk konsumsi, sebagai produk unggulannya. Jepang punya otomotif dan teknologi informasi. Korea Selatan, selain mengikuti jejak Jepang, kini juga dikenal lantaran komoditas ekonomi kreatif misalnya film dan musik. Sampai sekarang, pemerintah tidak fokus mencari produk yang bisa digenjot untuk merambah pasar internasional. Salah satu produk yang menonjol dari Indonesia adalah tekstil, termasuk produk-produk busana muslim. Namun, itupun belum digarap serius sampai sekarang. Indikatornya adalah tak ada rencana jangka panjang dalam membentuk rantai distribusi sampai pengembangan merek.

Oleh karena itu pemerintah harus lebih memerhatikan perkembangan ekonomi negaranya dengan memanfaatkan SDA dan SDM yang ada dengan baik, juga mendukung produk anak bangsa agar dapat bersaing dengan kualitas internasional. Tidak hanya pemerintah saja namun masyarakat juga harus ikut serta dalam pengembangan perekonomian negara ini dengan mengembangkan produk-produk yang ada agar berani bersaing dengan produk impor dan menjebol pasar ekspor Indonesia.



Demikian tugas ini saya kerjakan dengan penuh tanggung jawab. Saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun sebagai acuan saya dalam pembuatan tugas kedepannya.

Terima kasih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyusun Kerangka Novel